SEJARAH NAGARI AIA MANGGIH SELATAN

  1. Sejarah Pemerintahan NagariSejarah pemerintah Nagari Aia Manggih Selatan bermula dari sejarah Nagari Aia Manggih yang mana sejalan dengan perjalanan pemerintahan Belanda di Indonesia dalam sejarah pemerintahan Nagari Aia Manggih Selatan dibuat menjadi 3 fase
  2. Fase Pemerintahan BelandaPemimpin Nagari pada zaman Belanda disebut Kapalo Lareh ( Kepala Kelarasan) pada zaman itu terdapat beberapa orang Kapalo Lareh ( Kepala Kelarasan)
NONama Kapalo LarehPeriode
1Tuangku BatuahTidak Diketahui
2Sangkutan 
3Ganap 
4Syariah 
5Dumin 
6Talik 
7Penghulu Salih 
8Datuak Manampu Gauih 
9Dt. Sati Ma Esa 
  1. Fase Pemerintahan Kemerdekaan

Pada zaman kemerdekaan Wali Nagari dikenal dikenal pada mulanya sebagai Angku Palo atau Kepala Nagari dengan Kepala Nagari sebagai berikut :

NONama Kapalo LarehPeriode
1Munaf St. Iskandar1946
2Wali Marasik1952
3Bandaro Sutan (Kapalo Mandadak) 
4Rasyid Tanjung 
5Ali Yusus St.Sulaiman 
6Muhammad Diris (PJS) 
7Husein Dt.Sati 

Kemudian dengan diberlakunya Undang-undang No.5 Tahun 1979 maka pemerintahan nagari diseluruh Indonesia  menjadi desa dan kelurahan.

Nagari Aia Manggih Selatan pada masa itu dikenal dengan nama kelurahan Ambacang Anggang, dengan Lurah sebagai berikut :

NONama LurahPeriode
1Marsidik 
2Samsuar 
3Marsidik 
4Anwir Salam 
5Noviar 
6Hamsuardi 

Pada tahun 2001 Kelurahan Ambacang Anggang bergabung kembali kepada Nagari Aia Manggih dan kembali menggunakan system Pemerintahan nagari sebagai perwujudan Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman No.16 Tahun 2001 Tentang Pemerintahan Nagari dengan ditetapkan Wali Nagari Aia Manggih  yaitu Amran Munaf dengan keputusan Bupati Pasaman No.45/639/Bup-Pas/2001. Sampai saat ini telah ada 4 Wali Nagari semenjak kembali pemerintahan Nagari yaitu :

NONama LurahPeriode
1AMRAN MUNAF, BA2001- 2006
2SYAFRILISWAN (PJS)2006- 2008
3YOHARMAN,S.Ag2008-2014
4YOHARMAN,S.Ag2004-2020
  1. Fase Pemekaran Nagari

Pada Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pasaman melaksanakan pemekaran nagari dengan menetapkan Peraturan Bupati Pasaman Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pembentukan Nagari Persiapan di Kabupaten Pasaman yang semula hanya berjumlah 37 nagari bertambah sebanyak 25 nagari persiapan yang salah satunya Nagari Persiapan Aia Manggih Selatan sebagai pemekaran dari nagari induk Nagari Aia Manggih Kecamatan Lubuk Sikaping kabupaten Pasaman dan AMWARDI, SH. Sebagai Penjabat Wali Nagari Persiapan Aia Manggih Selatan (2017-2000) dan dilanjutkan Oleh JUFRIAL, Amd, Sehingga diharapkan dengan pemekaran ini pelayanan publik dapat lebih optimal dan terjangkau oleh masyarakat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *